Cegah Infeksi! 5 Salep Antibiotik yang Dijual di Apotik
Cegah Infeksi! 5 Salep Antibiotik yang Dijual di Apotik

Cegah Infeksi! 5 Salep Antibiotik yang Dijual di Apotik

Diposting pada

Salep antibiotik-Ketika mengalami luka, biasanya orang-orang akan menggunakan salep sebagai pertolongan pertama untuk membantu proses penyembuhan atau mengatasi pembengkakan yang sering terjadi saat terluka. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya infeksi berkepanjangan yang sulit untuk disembuhkan.

Akan tetapi, terdapat berbagai jenis salep yang digunakan sesuai dengan kriteria luka berdasarkan kandungan yang ada di dalamnya. Salah satu jenis salep yang sering digunakan untuk menyembuhkan luka adalah salep antibiotik. Salep ini digunakan bertujuan agar luka tidak terinfeksi oleh bakteri dan menghentikan terjadinya perkembangbiakan bakteri.

5 Salep Antibiotik untuk Luka Infeksi

  1. Povidone Iodine (Betadine)

Povidone Iodine honestdocs
Povidone Iodine honestdocs

Betadine adalah obat luka pertolongan pertama yang hampir semua orang gunakan ketika ada kecelakaan. Di dalam salep ini terdapat kandungan povidone iodine yang berfungsi sebagai penghambat terjadinya perkembangan bakteri pada luka, sehingga dapat mengurangi resiko infeksi yang dapat membahayakan diri.

Untuk mendapatkan salep populer ini sangatlah mudah, karena produk ini telah dijual secara bebas.  Bahkan, Anda tidak memerlukan resep khusus dari dokter untuk mendapatkan produk populer ini.

Betadine biasanya digunakan pada jenis luka yang ringan, misalnya luka berupa gorean, sayat, ataupun luka bakar ringan.

Namun, sangat tidak disarankan untuk menggunakan salep ini dalam jangka waktu lama tanpa pemeriksaan dokter secara lanjut. Jadi, Anda harus tetap mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan salep dan sebaiknya gunakan salep ini 3 kali sehari ketika luka sudah disterilkan.

  1. Cadexomer Iodine (Iodosorb)

Di urutan kedua ada Cadexomer Iodine atau iodosorb merupakan salep yang digunakan untuk merawat beberapa jenis luka. Produk salep ini cukup populer juga, namun jika dibandingkan dengan salep Betadine, Cadexomer Iodine memiliki kadar Iodine yang lebih rendah dengan persentase sekitar 4% saja.

Baca Juga :   Ketahui, Apa Saja Khasiat Daun Kitolod Bagi Tubuh!

Penggunaan salep ini memiliki fungsi yang sama dengan Betadine, bahkan cara pengaplikasiannya pada luka pun sama. Namun, dalam menangani luka lama salep Cadexomer Iodine jauh lebih ampuh dan memiliki keunggulan di atas salep Betadine. Sementara, Betadine memiliki keunggulan penyembuhan yang cepat dan bagus pada luka baru.

  1. Bacitracin

Salep antibiotik selanjutnya adalah Bacitracin yang juga dapat ditemukan secara mudah karena dijual secara bebas. Salep unggulan ini seringkali digunakan untuk mengobati luka yang bersifat ringan, mulai dari luka sayat, luka lecet dan juga luka bakar ringan. Mengapa dikatakan sebagai salep unggulan?

Bacitracin tidak hanya menghambat perkembangan bakteri saja, namun dapat menghetikan pertumbuhan bakterinya secara permanen.Sehingga, Anda tidak perlu khawatir luka akan mengalami infeksi pada suatu hari. meskipun begitu, Anda harus tetap membersihkan luka dengan baik dan benar serta tetap mengoleskan salep ini secara rutin.

Perlu Anda ingat, penggunaan salep Bacitracin harus mengikuti saran dokter atau aturan pakainya. Jangan sampai menggunakan salep ini dalam jangka waktu yang lama, karena penggunaan yang berlebihan akan membuat luka lama sembuhnya dan dapat meningkatkan resiko efek samping seperti gatal-gatal yang parah pada luka.

  1. Neosporin

Neosporin adalah salep yang bisa menjadikan salep lupa atau antibiotik. Neosporin biasanya digunakan untuk berbagai macam luka ringan. Hal tersebut dikarenakan dalam satu jenis salep ini telah dilengkapi oleh kandungan antibiotik, seperti bacitracin, neomycin dan polyximin yang terbukti ampuh dalam menangani bakteri pada luka.

Dengan adanya kandungan antiseptik tersebut, salep ini mampu membunuh lebih banyak jenis bakteri yang sering menyerang luka pada tubuh Anda. sama halnya dengan salep-salep luka lainnya, Neosporin juga dapat mengobati berbagai luka ringan, seperti luka lecet, luka sayat dan luka bakar ringan.

Baca Juga :   Cara Menggunakan Pasta Gigi untuk Menghilangkan Bekas Luka Hitam

Namun, Anda perlu berhati-hati jika menggunakan produk salep ini karena meskipun aman kandungan neomycin dapat mengakibatkan resiko alergi yang lebih tinggi daripada antiseptik lainnya.

  1. Silver Sulfadiazine

Salep Silver Sulfadiazine berbeda dengan salep luka lainnya, karena salep ini dibuat secara khusus untuk menangani luka bakar mulai dari luka ringan maupun luka berat. Salep Silver Sulfadiazine termasuk dalam salep jenis antibiotik yang telah terbukti ampuh dalam mematikan perkembangan bakteri yang tumbuh di dalam luka sehingga dapat terhindar dari infeksi ringan maupun berat.

Namun, salep ini tidak dijual secara bebas seperti beberapa salep di atas. sehingga Anda perlu mendapatkan resep dari dokter terlebih dahulu agar bisa mendapatkan salep ini. Tidak hanya berbentuk salep saja, kini produk Silver Sulfadiazine hadir dalam bentuk pad (bantalan) yang dapat diaplikasikan dengan mudah pada luka.

Manfaat dan Keunggulan Salep Antibiotik

  1. Memperlambat dan Membunuh Bakteri

Salep antiseptik memiliki banyak manfaat, mulai dari memperlambat pertumbuhan bakteri hingga dapat membunuhnya. Meskipun tergolong sebagai obat luar yang keras, salep ini tidak akan merusak sel-sel yang ada di dalam tubuh manusia. Sehingga penggunaanya sangat aman, namun Anda perlu mengikuti arahan dari dokter atau aturan yang tertera dalam kemasan salep.

  1. Mencegah Infeksi

Manfaat selanjutnya adalah dapat mencegah infeksi yang seringkali menyerang luka akibat tumbuhnya bakteri. Hal ini bisa dengan mudah dicegah apabila Anda sigap dalam merawat luka. Tentu saja sebelum mengaplikasikan salep untuk pencegahan infeksi, Anda perlu membersihkan luka terlebih dahulu dari kotoran yang menempel.

  1. Bekerja Lebih Cepat

Salep jenis antiseptik dikenal sebagai obat yang bekerja lebih cepat daripada obat lainnya. Namun, tidak semua orang akan mendapatkan manfaat yang satu ini, karena setiap orang memiliki kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Menurut penelitian, obat ini akan bekerja lebih cepat pada anak-anak, sedangkan pada orang dewasa membutuhkan waktu 3 sampai 4 hari.

  1. Mudah diaplikasikan

Pada umumnya, antibiotik jenis salep merupakan obat yang sangat mudah diaplikasikan pada luka. Karena Anda hanya perlu mengoleskannya pada luka setelah melakukan proses pembersihan terlebih dahulu. Dengan alasan ini, tidak heran jika banyak orang yang menggunakan antiseptik jenis ini sebagai pertolongan pertama pada luka ringan.

  1. Melawan Beberapa Bakteri Sekaligus

Salep ini seringkali disebut sebagai obat ajaib, karena hanya dengan satu jenis saja bisa melumpuhkan beberapa macam infeksi yang disebabkan oleh bakteri sekaligus. Obat ini dapat bekerja secara maksimal sehingga dapat mencegah berkembangnya bakteri, melemahkan dinding sel sehingga membuat bakteri cepat mati dan luka bisa segera sembuh.

  1. Mencegah Bakteri Berkembang Biak

Manfaat terakhir adalah dapat mencegah bakteri berkembang biak, karena obat ini bisa membuat bakteri tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup sehingga perkembangannya akan terhenti. Ketika bakteri tidak bisa berkembang biak lagi, maka lambat laun jumlahnya akan berkurang secara drastis sehingga luka akan lebih cepat sembuh dan terhindar dari infeksi.

Baca Juga :   Makanan Kucing Hamil yang Sehat dan Bergizi

Meskipun Anda bisa menggunakan salep antibiotik sendiri di rumah, tentu Anda harus tetap mengikuti aturan yang tertera agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. Apabila Anda ragu, lebih baik mintalah saran kepada dokter untuk perawatan luka menggunakan salep jenis antibiotik.

demikian 5 salen antibiotik dan manfaatnya semoga bisa mengatasi permasalahan anda, terimakasih

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *