Ketahui Efek Samping Whiskas
Ketahui Efek Samping Whiskas

HATI-HATI! Ketahui Apa Saja Efek Samping Whiskas

Diposting pada

Mungkin para pecinta kucing belum banyak yang mengetahui efek samping whiskas. Makanan untuk hewan ini cukup populer karena selain disukai kucing, harganya pun cukup terjangkau. Namun, ada baiknya Anda menguranginya sebab memberikan terlalu banyak whiskas kurangĀ  baik bagi si kucing.

Mengenal Whiskas yang Populer di Indonesia

Keberadaan Whiskas cukup populer di kalangan pecinta hewan. Makanan ini terdiri dari 2 jenis yakni basah dan kering. Mayoritas kucing akan menghabiskan mangkok yang berisi merk tersebut. Hal itu dikarenakan rasanya sangat lezat sehingga disukai oleh hewan berbulu tersebut.

Begitu membuka Whiskas basah, aroma ikan atau daging akan langsung menyeruak. Secara otomatis kucing akan menghampiri Anda karena tak sabar untuk melahapnya. Keberadaan makanan hewan ini sangat terkenal sebab selain mudah didapatkan, harganya pun super murah.

Satu kemasan Whiskas basah dihargai sekitar Rp. 4500. Dengan harga sangat terjangkau, berbagai kalangan bisa membelinya untuk hewan kesayangan di rumah. Sayangnya, baru-baru ini terbukti bahwa makanan tersebut memberikan efek kurang baik bagi kucing jika dikonsumsi dalam waktu lama.

Berbagai Efek Samping Whiskas

Ketahui Efek Samping Whiskas
Ketahui Efek Samping Whiskas(foto : pixabay)

Whiskas membuat kucing makan lebih lahap dari biasanya. Namun, kini diketahui bahwa makanan ini mengandung zat yang kurang baik apabila dikonsumsi setiap hari oleh hewan peliharaan di rumah. Berikut adalah beberapa dampak buruknya:

  1. Kecanduan

Salah satu efek samping yang bisa diperoleh dari mengonsumsi Whiskas ialah kucing menjadi kecanduan. Tak heran jika akhirnya pemiliknya merasa kebingungan karena hewan tak ingin makan jjenis makanan lainnya. Bila ini tidak ditangani, si kucing bisa bisa tak mendapatkan gizi seimbang.

Baca Juga :   Manfaat Bio Oil dan Bahaya Bio Oil Palsu

Adanya efek samping tersebut sebaiknya jangan terlalu sering di beri whiskasi sebab bila kucing Anda hanya mau makan Whiskas saja, ini akan mengganggu metabolisme sikucing sendiri. secara perlahan, porsir pemberian agar hewan kesayangan tetap sehat. Bila jika anda tidak tegas, hal itu akan berdampak buruk bagi kesehatan si kucing.

  1. Bulu Rontok

Salah satu efek samping mengonsumsi Whiskas selanjutnya adalah bulunya rontok. Awalnya, tanda-tanda ini mungkin tidak terlihat. Namun, semakin dikonsumsi, dampaknya menjadi kurang bagus karena selain kurang indah saat dipandang, kesehatan hewan pun akan terancam sebab pelindung tubuhnya berkurang.

Adanya rontok pada bulu ini disebabkan karena Whiskas dikonsumsi secara berlebihan. Apabila makanan kucing ini hanya diberikan sesekali saja, maka kucing takkan mengalami kerontokan. Untuk itu, sebaiknya batasi pemberian makanan pada hewan kesayangan agar kesehatannya tetap terjaga.

  1. Muntah

Tiap kucing yang mengonsumsi Whiskas memberikan efek berbeda, salah satunya yaitu muntah. Apabila hewan kesayangan tiba-tiba mengeluarkan isi perutnya setelah mengonsumsi varian tersebut, maka waspadalah. Bisa jadi itulah penyebab binatang memuntakan makanannya.

Sebenarnya, ada banyak penyebab kucing tiba-tiba muntah antara lain: kekenyangan, alergi dan penyakit. Jika hewan kesayangan memuntahkan makanan usai makan Whiskas, besar kemungkinan perutnya tak cocok dengan jenis tersebut. Segera hentikan pemberian itu agar kondisinya membaik.

  1. Diare

Ada lagi efek samping Whiskas yaitu diare. Penyakit ini mungkin sekilas tidak berbahaya, namun jika tidak ditangani beresiko menyebabkan kematian. Kucing biasanya akan berkurang nafsu makannya sehingga merasa lemas disertai keluarnya cairan dari duburnya.

Apabila ini terjadi, langsung hentikan pemakaian dan suapilah kucing Anda dengan makanan lainnya. Pastikan hewan mendapat asupan air dalam jumlah mencukupi. Jika kondisinya tak membaik, jangan ragu untuk ke klinik hewan terdekat untuk menerima pertolongan darurat.

  1. Kebiasaan Buruk

Ada lagi efek samping yang berpotensi dilakukan oleh kucing yakni hewan tersebut jadi lebih suka mencakar-cakar di segala tempat. perilakunya berubah menjadi lebih galak sehingga mungkin pemiliknya akan bertanya-tanya. Apabila ini terjadi usai pemberian Whiskas kering atau basah, sebaiknya waspada.

Baca Juga :   Segudang Manfaat Kunyit Hitam bagi Kesehatan

Salah satu efek samping dari pemberian Whiskas ialah kucing jadi kurang nyaman sehingga menyibukkan diri dengan mencakar-cakar benda di sekitarnya. Jika ini dibiarkan tentu dapat merusak keindahan rumah Anda karena adanya goresan hewan berbulu itu.

  1. Tidak Nafsu Makan

Ada lagi dampak buruk yang mungkin diterima usai mengonsumsi Whiskas yaitu terjadi penurunan nafsu makan. Apabila ini diteruskan, ditakutkan hewan akan terkena berbagai penyakit berbahaya. Kucing harus dipaksa makan makanan lainnya sehingga kesehatannya tetap terlindungi.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal itu dikarenakan adanya zat pengawet dalam makanan yang membuat kucing enggan menghabiskan santapannya. Kondisi tersebut jangan dianggap remeh sebab jika tubuh hewan tak mendapatkan asupan mencukupi, dikhawatirkan binatang akan cepat terserang penyakit.

  1. Berat Badan Menurun

Salah satu efek mengonsumsi Whiskas ialah berat badan menurun padahal kucing lahap memakannya. Apabila ini terjadi, maka hentikan pemakaian. Hal itu menandakan bahwa kandungan makanan tersebut kurang baik sehingga tidak memberikan efek pada tubuh hewan.

Jika kucing hanya diberikan sesekali, ini masih dimaafkan. Namun pemberian secara rutin sangat tidak dianjurkan karena dapat memberikan dampak buruk, salah satunya berat badan menurun secara drastis. Untuk itu, batasi pemberian Whiskas agar hewan kesayangan bisa tumbuh dengan baik.

  1. Gagal Ginjal

Efek samping lainnya yang sangat mengkhawatirkan ialah gagal ginjal. Kondisi ini telah dialami oleh banyak pemilik hewan yakni setelah penggunaan Whiskas dalam tempo lama, akhirnya kucing mengalami gangguan pada organ dalam. Sayangnya itu tidak terlihat dalam sekali dua kali penggunaan.

Banyak pet lover mengeluh dan menyesal telah memberikan Whiskas pada kucingnya secara rutin. Penyeselan itu datang setelah mengetahui hewan peliharaannya menderia gagal ginjal dalam tahap kronis. Apabila tidak ingin mengalami hal buruk tersebut, sebaiknya hentikan pemakaiannya.

  1. Penyakit Hati (Fatty Liver Disease)

Kucing dengan penyakit liver ini umumnya akan memiliki mata dan kulit agak menguning. Jika bulunya berwarna putih, kondisinya akan terlihat jelas. Terjadinya penyakit itu dikarenakan hewan kekurangan gizi. Seperti yang diketahui, nutrisi kebutuhan hewan tersebut cukup banyak, terutama protein.

Baca Juga :   Cara Mengatasi Mata Buram Sebelah

Jika bahan yang dikonsumsi tidak berkualitas, secara otomatis beresiko terkena sakit ini. Penyakit hati ini bisa disebabkan oleh pemberian makanan kurang baik seperti Whiskas. Meskipun hewan kesayangan menyukainya, namun jangan memberikannya setiap hari sebab kandungannya tak menyehatkan.

  1. Kematian

Tiap makanan instan mungkin memiliki dampak bagi tubuh. Namun, sebisa mungkin jangan pernah memberikan Whiskas secara rutin pada kucing sebab ini bisa menyebabkan kematian. Memang, efeknya tak terjadi dalam beberapa hari. Namun bila kebiasaan itu dilakukan, resikonya sangat berbahaya.

Umumnya kucing meninggal disebabkan oleh gagal ginjal. Penyakit tersebut diperoleh karena kerap mengonsumsi makanan yang kurang berkualitas. Agar hewan kesayangan tetap sehat dan lincah, jangan terlalu sering memberinya Whiskas sebab efeknya tidak untuk kesehatan binatang Anda di rumah.

Itulah beberapa efek samping Whiskas yang perlu diketahui. Apabila Anda ingin kucing tetap sehat dan lincah, jangan memberikannya secara rutin sebab ini akan memicu berbagai dampak buruk seperti kecanduan, diare serta gagal ginjal. Jika sudah telanjur, hentikan pemakaian makanan itu perlahan dan beri konsumsi makanan alami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *